Penjelasan Teks Eksplanasi, Ciri, Struktur dan Kaidah Bahasa



Explanation text - Eksplanasi (explanation) memiliki arti penjelasan atau keterangan. Sedangkan teks eksplanasi secara umum adalah sebuah jenis teks yang didalamnya berisikan penjelasan secara detail (lengkap) tentang suatu tema (topik) yang berkaitan dengan fenomena alam, sosialitas dan lainnya yang dapat berlangsung atau terjadi di kehidupan sehari-hari.

Teks eksplanasi dibuat berkaitan dengan fenomena alam dan sosial khususnya adalah untuk memberitahu sebab dan akibat serta proses yang terjadi. Namun secara spesifik teks eksplanasi adalah teks yang bertujuan untuk memberikan informasi secara detail, jelas, dan lengkap supaya para pembaca menjadi tahu dan paham secara jelas bagaimana dan mengapa suatu fenomena itu terjadi.

Penjelasan Teks Eksplanasi, Ciri, Struktur dan Kaidah BahasaTeks Eksplanasi, Ciri, Struktur dan Kaidah Bahasa

Characteristic ( Ciri-ciri Teks Eksplanasi )

Ciri-ciri yang ada pada teks eksplanasi agar teks eksplanasi mudah untuk dibedakan dengan teks lainnya ada beberapa. Adapun beberapa ciri-ciri teks ekplanasi tersebut yaitu :

1. Isinya berupa informasi yang benar-benar terjadi (fakta dan bukan opini).

2. Memuat dan membahas informasi yang bersifat tak lebih mencakup hal keilmuan ataupun ilmiah semisalkan sains (ilmu pengetahuan alam).

3. Isi didalam teks bersifat informatif atau tidak mempengaruhi seorang pembaca agar selalu mempercayai fenomena yang dibahas.

4. Memiliki 3 struktur umum berupa pernyataan umum, deret penjelas teks, penutup teks. Lebih lengkap simak dibawah ini.

Structure ( Struktur Teks Eksplanasi )

Dalam teks eksplanasi terdapat beberapa bagian yang menjadi struktur utama teks ini. Beberapa bagian itu ada 3 meliputi pernyataan umum, deret penjelas dan penutup. Detail pejelasan dari bagian struktur teks eksplanasi tersebut yaitu :

1. Pernyataan General (Umum)

Bagian pernyataan umum ini berada pada awal teks ekplanasi yang mana berisi tentang gambaran secara menyeluruh teks (umum) atau gambaran mengenai apa yang terjadi, bagaimana kejadiannya, mengapa terjadi, sebab terjadi dan akibat kejadian. Sehingga pada bagian ini diharapkan agar dibuat semenarik mungkin dengan maksud supaya para pembaca menjadi terkesan dan ingin melanjutkan membaca keseluruhan teks eksplanasi.

2. Deret Penjelas (Description)

Bagian deret penjelas ini memuat penjelasan-penjelasan tentang topik secara lebih detail dan lengkap yang dimulai dari awal proses keberadaan suatu fenomena hingga akhir fenomena terjadi. Bagian ini dimuat dengan maksud agar bisa menjawab serangkaian pertanyaan yang sering diulurkan terkait apa, mengapa, bagaimana, sebab dan akibat.

3. Penutup (Closing)

Bagian penutup atau closing ini merupakan bagian yang paling terakhir dalam teks eksplanasi. Bagian penutup ini berbentuk interpretasi meliputi pernyataan, kesimpulan, tanggapan atau saran penulis mengenai fenomena yang dijelaskan atau diinfromasikan. Jadi pada bagian ini seorang penulis bisa dikatakan bebas mengutarakan apa yang ingin disampaikan dalam kutip terkait isi fenomena yang dijelaskan.

Kaidah Kebahasaan Teks Eksplanasi

Bahasa yang digunakan pada teks eksplanasi secara umum memiliki ciri yang berbeda dari jenis teks lain yang cenderung lebih sering disebut dengan kaidah kebahasaan. Beberapa ciri-ciri bahasa yang digunakan pada teks eksplanasi antara lain yaitu :

Hanya fokus pada suatu hal yang umum atau general. Semisal banjir, gempa bumi, tsunami, angin puting beliung, hujan dan lain sebagainya.
Dimungkinkan untuk menggunakan istilah bahasa yang lebih ilmiah.
Lebih diutamakan dan banyak menggunakan kata kerja aktif namun memakai jenis kalimat yang pasif.
Dibuat dengan justifikasi yang benar terjadi.
Menggunakan konjungsi internal atau konjungsi eksternal.

Keterangan pengingat :
  • Kalimat pasif adalah kalimat yang mana subjeknya diberi sebuah aktifitas atau sering diawali ter- atau di- .
  • Kata kerja aktif adalah kata yang menyatakan sebuah kegiatan ataupun perbuatan yang mana subjeknya sebagai pelaku.
  • Justifikasi adalah putusan, alasan ataupun pertimbangan mengenai suatu hal.
  • Konjungsi adalah kata sambung yang umumnya menghubungkan dua kalimat agar dapat menjadi kesatuan yang memiliki arti yang dapat diterima dengan baik.
  • Konjungsi internal seperti pertama, kedua, kemudian, selain itu, sementara itu, dan lain-lain.
  • Konjungsi eksternal seperti setelah, sebab, akibat, jika, dan, atau, dan lain sebagainya.


Demikian yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini mengenai penjelasan teks eksplanasi beserta ciri, struktur, dan kaidah bahasa. Semoga bermanfaat. Mishba7 blog



Baca juga :

1 Response to "Penjelasan Teks Eksplanasi, Ciri, Struktur dan Kaidah Bahasa"

Mari berkomentar dengan baik dan beretika. Juga pastikan komentar yang dikirim tidak spam, tidak menyertakan link (hidup/mati) agar komentar Anda lolos moderasi kami. Terima kasih