Unsur-Unsur Yang Ada Pada Surat Dinas



Assalamu'alaikum. Pada kesempatan ini akan diberbagi ilmu materi pelajaran Bahasa Indonesia tentang Unsur-unsur surat dinas. Sebelum masuk pada pokok pikiran utama mengenai unsur-unsur surat dinas, apakah teman-teman tahu " Apakah yang dimaksud surat dinas itu ? ".

Untuk menjawab pertanyaan di atas, mari simak dahulu pengertian dan penjelasan mengenai surat dinas dibawah ini.


Surat dinas adalah surat yang berisikan sebuah keterangan mengenai berbagai hal yang diajukan oleh instasi tertentu kepada sebuah lembaga ataupun orang ke orang dengan menggunakan kata-kata atau ragam bahasa yang baku. Surat dinas antara lain digunakan untuk surat pengantar, surat tugas, surat hasil keputusan dan lain sebagainya.


Gambar ilustrasi surat dinas

Unsur-Unsur yang Terdapat Pada Surat Dinas

Unsur yang ada pada surat dinas antara lain adalah :

Kepala Surat

Kepala surat pada surat dinas biasanya diketik dan berletakkan di sebelah tengah-tengah. Prosedur penulisan nama instansi ialah ditulis tanpa disingkat. Kepala surat yang lengkap biasanya terdiri atas :
  • Nama instansi
  • Alamat lengkap
  • Nomor telepon
  • Nomor kotak pos
  • Alamat kawan
  • Lambing/logo

Pembukaan

Dalam penulisan surat dinas kita bisa memilih macam-macam model atau varian pembukaan. Karena dalam surat dinas terdapat beberapa variasi yang boleh untuk digunakan. Variasi tersebut antara lain adalah :

# Jika sebagai surat pemberitahuan, permintaan, ataupun pertanyaan.

Contoh :

1. Dengan ini kami beritahukan bahwa ...
2. Bersama ini kami sampaikan kepada saudara.

Jika sebagai surat balasan.

Contoh :

1. Membalas surat saudara tertanggal...
2. Berkenaan dengan surat saudara tertanggal..., No. ..., dengan ini kami beritahukan bahwa...

Sebagai surat untuk menunjuk pada dasar surat.

Contoh :

1. Berdasarkan dengan surat edaran...
2. Sehubungan dengan surat...

Sebagai surat untuk menyatakan sebuah tujuan.

Contoh :

1. Dalam rangka memperingati...
2. Dalam upaya meningkatkan...

Tanggal Surat

Pada surat dinas, tanggal surat tersebut terletak pada sisi kanan atas, kiri atas, atau kanan bawah. Nama tempat pada tanggal surat dinas tidak perlu dicantumkan karena nama tempat tersebut sudah ada pada kepala atau kop surat. Jika pada surat pribadi atau surat lamaran pekerjaan nama tempat haruslah dicantumkan. Nama bulan dan tahun tulislah secara lengkap dengan tanpa memberi tanda titik sebagai akhiran.

Contoh : 5 Juli 2016

Hal/ Perihal Surat

Hal/ Perihal surat adalah yang menunjukkan isi atau inti dari surat secara singkat. Dalam penulisan perihal surat, kalian harus mematuhi aturan-aturannya. Aturan tersebut adalah :
  • Isi perihal harus lebih khusus
  • Berwujudkan frase serta dimulai dengan menggunakan huruf kapital (huruf besar).
  • Tidak diakhiri dengan tanda titik dan juga tidak diberi garis bawah.

Nomor Surat

Surat dinas adalah termasuk dalam kategori surat resmi. Surat resmi harus selalu diberi nomor surat, kode, dan tahun. Jadi surat dinas juga harus diberi semua itu.

Contoh : No : 25/UM/2016

Lampiran

Dalam menulis sebuah lampiran, ada sebuah tata cara yang harus diketahui yaitu :

1. Lampiran serta nomor surat haruslah ditulis dengan taat asas (disingkat semua ataupun ditulis semua).

Contoh 1 :

Nomor :
Lampiran :

Contoh 2 :

No.      :
Lamp.    :

2. Penulisan lampiran pada surat dinas itu harus ditulis huruf dan bukan angka.


Contoh :

Lampiran : Lima helai, Lima lembar, Lima bendel (betul)
Lampiran : 5 helai, 4 lembar, 8 bendel (salah)

Alamat Surat

Dalam menulis alamat surat, kalian harus mematuhi ketentuan berikut ini :
  • Ditulis harus bersamaan dengan nama orang atau jabatan, nama jalan, nama rumah, dan nama kota.
  • Alamat surat ditujukan langsung kepada pejabatnya dan bukan pada nama kantor pejabat tersebut.
  • Penulisan nama sapaan tidak perlu diikuti nama jabatan, dan dalam menulis kata sapaan, kata sapaan harus digunakan didepan nama orang yang ditulis dalam ruang alamat surat.
  • Penulisan nama jalan tidak diperbolehkan jika disingkat.
  • Penulisan nama kota tidak boleh didahului dengan kata depan "di".
  • Harus diberi kata " Yth. " (yang terhormat) sebagai ganti kata " kepada " didepan nama orang.

Contoh :

Yth. Kepala SMA 2 Kenanga
Jalan Nusantara 542 Jakarta.

Penutup

Penulisan penutup pada surat dinas juga terdapat aturan yang harus diketahui, anturan itu antara lain adalah :
  • Setelah kata sapaan harap mencantumkan tanda koma (,).
  • Terdapat variasi ungkapan.
  • Berisikan sebuah ucapan terima kasih, harapan, dan menunjukkan kenyataan yang telah disebutkan.

Salam penutup surat dinas itu berisikan tanda tangan, nama terang, nama jabatan, dan NIP. Namun dalam penulisannya pun terdapat aturan yang harus diketahui yakni :
  • Nama terang haruslah ditulis dengan tanpa kurung.
  • Penulisan a.n., diketik pada sebelah kiri nama jabatan.
  • Ditulis dengan tanpa menggunakan nama kantor.

Bila kalian berminat untuk mempelajari tentang cerpen, kalian juga bisa mempelajarinya di pengertian cerpen beserta unsur intrinsik dan ekstrinsik lengkap.

Demikian sedikit ilmu yang dapat kami sampaikan. Semoga semua itu bermanfaat dan dapat berguna bagi semuanya. Mishba7 blog



Baca juga :

0 Response to "Unsur-Unsur Yang Ada Pada Surat Dinas"

Post a Comment

Mari berkomentar dengan baik dan beretika. Juga pastikan komentar yang dikirim tidak spam, tidak menyertakan link (hidup/mati) agar komentar Anda lolos moderasi kami. Terima kasih