Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan



Jaringan tumbuhan - Jaringan dijelaskan secara definisi merupakan sekumpulan sel yang memiliki fungsi, struktur dan juga asal yang sama. Arti sempit dari jaringan adalah perkumpulan sel-sel dalam tumbuhan. Pengertian jaringan sering disebut dengan kumpulan dari banyak sel yang memiliki sifat aktif didalam semua proses kehidupan yang berupa aktif berfotosintesis, mengadakan proses metabolisme, aktif dalam bertambah banyak (berkembang biak) dan aktif didalam mengambil zat makanan yang kemudian menjadi satu individu yang berkumpul.

Pada awal mula suatu tumbuhan berkembang, semua dari jumlah sel yang ada dalam tumbuhan akan melakukan pembelahan diri dan dengan adanya pertumbuhan serta perkembangan yang terjadi, akibatnya pada pembelahan sel pada tumbuhan terjadi secara terbatas pada beberapa bagian khusus yang ada pada tumbuhan. Namun jaringan ini selalu tetap akan membelah diri dan juga bersifat embrionik.


Sumber gambar : pixabay.com

Jaringan Tumbuhan

Beberapa jaringan yang ada pada tumbuhan diantaranya adalah :

Jaringan Meristem atau Embrionik

Jaringan meristem ini adalah jaringan embrionik dari tumbuhan. Terdiri atas sel berdinding tipis, banyak plasma dan vakuola kecil. Fungsinya yaitu terus menerus dalam membelah dan mengadakan deveriansi menjadi jaringan dewasa. Macam jaringan meristem diantaranya adalah :
  1. Meristem Primer, yaitu sel yang berkembang dari sel embrio. Contoh : Pada ujung akar dan ujung batang.
  2. Meristem Sekunder, yaitu sel berkembang dari jaringan dewasa yang sudah mengalami deverensiasi. Contoh : Kambium gabus


Jaringan Epidermis atau Jaringan Pelindung

Jaringan epidermis adalah lapisan sel yang berada pada tempat yang paling luar dan terdiri dari satu lapis sel yang tersusun rapat, tidak ada ruang antar sel, permukaan epidermis dilapisi dengan kutikula.

Epidermis mengalami modifikasi menjadi :
  • Stoma, berfungsi yaitu untuk pertukaran gas.
  • Lestisel, berfungsi untuk respirasi, yaitu pada batang yang tua.
  • Trikoma, memiliki bentuk dan fungsi yang bermacam-macam ( pada biji kapas untuk pemencaran, dan pada akar yaitu untuk penyerapan air sedangkan pada daun yaitu untuk mengurangi adanya penguapan ) dan biasanaya berbentuk rambut, sisik, dan duri.

Jaringan Parenkim

Merupakan jaringan dasar yang menyusun organ tumbuhan. Terdapat pada akar, batang, daun, dan buah, terdiri atas sel berdinding tipis, silindris, terdapat juga ruang antar sel dan plastida. Fungsi yaitu untuk fotosintesis, menyimpan cadangan makanan, menyimpan air, dan penutup luka/regenerasi.

Jaringan Kolenkim

Terdiri atas sel-sel hidup yang mengandung protoplasma dan serta penebalan dinding sel tidak merata.Fungsinya yaitu sebagai penguat tumbuhan muda.

Jaringan Sklerenkim

Terdiri atas sel dengan penebalan dinding yang merata, keras, tebal, berkayu dan tidak ada protoplas. Fungsinya sebagai penguat tumbuhan dewasa. Sklerenkim terdiri dari :
  1. Sklerenkim serabut/sel serat, terdiri atas sel memanjang, ujung runcing, ruang sel sempit, dan terdapat pada akar-akar, batang, daun, dan buah.
  2. Sklereid/sel batu, terdiri atas sel yang mati, tebal dan berkayu. Contoh : Kulit kacang, Kulit kelapa.

Jaringan Xylem

Terdiri atas serabut xylem, unsur trakea, dan parenkim kayu. Fungsinya yaitu untuk mengangkut air, mineral, dan unsur hara dari akar menuju daun.

Jaringan Floem

Terdiri atas sel Floem, sel pengirim, serabut floem, dan parenkim. Fungsinya yaitu untuk mengangkut hasil fotosintesis dari daun menuju ke seluruh tubuh tumbuhan.

Demikian sedikit ulasan mengenai struktur dan fungsi jaringan tumbuhan. Semoga bermanfaat. Mishba7 blog



Baca juga :

0 Response to "Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan "

Post a Comment

Mari berkomentar dengan baik dan beretika. Juga pastikan komentar yang dikirim tidak spam, tidak menyertakan link (hidup/mati) agar komentar Anda lolos moderasi kami. Terima kasih